Posted by: bukjam | October 5, 2013

Tulou : Rumah Budaya Khas Orang Hakka (Khek)

More Articles ::: Hakka Bangka Shao Zhu 燒豬客家邦加印尼 ; Hakka Bangka Cake Bong Li Piang 黄梨餅客家邦加印尼 ; Archipelago Bangka Belitung Tourism 印尼邦加勿里洞旅行 ; Ngiong Theuwfu酿豆腐 ; Hakka Bangka LUNG  The Longest New Year Dragon in Indonesia邦加過年龍 ; Hakka Indonesia Convention Bangka 2010 印尼客家大会邦加; ; History of Hakka Bangka Belitung in Tin Mining 客家錫采矿邦加勿里洞历史 ; Hakka Mian in Bangka Indonesia 麵客家邦加 ; Lo Fu Pan 老虎粄 ; ThiamPan 甜粄 ; Hok Lo Pan ( History of  Martabak Bangka) 福佬粄; Theuw Fu Fa豆腐花 ; Ngiong Theuwfu酿豆腐 ; Hakka Bangka Belitung Clan FamilyName 客家勿里洞勿里洞家姓;  Bangka Belitung Map 地图邦加勿里洞; Hotel di Bangka Belitung邦加勿里洞旅馆; The History of Bangka Island 邦加岛历史; Ng Ngiat Ciat 五月节 ; Etymology Hakka Bangka Belitung 语源客家邦加; Data Statistik Orang Bangka Belitung 邦加勿里洞人的数据; Bong Yung Sen黄榮勝; Fo Thung Pan 火筒粄 ; Chinese Lunar New Year Bangka Belitung 过年邦加勿里洞 ; Ko Tung 过冬 ; AHOK 钟万勰

 
Sponsor Group  BUKJAM Bangka Belitung  Community
Sponsor Group  Sejarah TIONGHOA BANGKA BELITUNG
Sponsor Group MAKANAN KHAS BANGKA BELITUNG
Sponsor Group Thongngin Bangka Belitung
Sponsor Group Informasi Bangka Belitung


Tulou : Rumah Budaya Khas Orang Hakka (Khek)

Thulew, Hakka Ngin , BUKJAM, Hakka, Tulou, Khek, Indonesia, Chinese

Tulou Hakka ( Khek ) by BUKJAM

Tulou 土楼 ( Hakka : Thu Lew ) arti hurufiahnya Rumah Tanah. Rumah pantaslah disebut “rumah tanah” karena memang tembok bagian luarnya terbuat dari batu cadas dan tanah liat. Bagian dalamnya terbuat dari kayu tahan rayap. Sebagian rumah ini dibangun sejak abad ke-12 Masehi, kira-kira 800-an tahun lalu dan masih bertahan hingga sekarang, khususnya di daerah Hakka di propinsi Fujian dan Jiangxi. Fantastisss…

Sebenarnya, ini bukan sebuah rumah dengan hanya 1 kamar yang sangat besar, melainkan ini adalah sebuah benteng rumah. Wujudnya silindris seperti tabung dan ada juga yang persegi, terdiri masing-masing terdiri dari 3 – 5 tingkat lantai. Di dalamnya terdapat ratusan buah bilik yang dihuni oleh ratusan orang banyaknya. Jika anda perhatikan struktur kayu yang menopangnya, di situ akan terlihat pola-pola matematis dan geometris. BUKJAM berpendapat hal ini menunjukan para pendirinya menguasai teknologi yang sudah maju dan canggih. Lebih jauh, rumah ini didesain tahan api, tahan gempa dan mendukung mobilitas tinggi. Ini adalah seperti sebuah peradaban hilang yang ditemukan kembali.

Mengapa lebih tepat disebut sebagai rumah benteng? Karena memang Thulew berfungsi sebagai benteng. Ratusan tahun yang lalu ketika suku Hakka (khek) bermigrasi dari daratan tengah Tiongkok ke Selatan, mereka selalu berhadapan dengan musuh-musuh yang ganas dan keji. Oleh karena itu, Thulew ini menjadi benteng pelindung mereka, bagian luar terbuat dari tanah sehingga tahan api, karena serangan musuh panah berapi. Pintu utama terbuat dari kayu yang dilengkapi dengan saluran air otomatis yang mengairi pintu saat panah api menghujam. Saat musuh datang mereka akan balas menyerang melalui jendela-jendela kecil yang ada di sekeliling benteng, jika kekuatan musuh mulai melemah maka dengan kekuatan penuh mereka akan keluar menyergap.

Tulou atau Thulew ini tidak berdiri sendiri tetapi terdapat puluhan dalam 1 lokasi. 1 Tulou terdiri dari beberapa keluarga dan marga. Mereka hidup dari bercocok tanam di area sekitar Tulou tersebut. Zaman berubah menyebabkan Tulou menjadi sepi karena banyak sudah penghuninya migrasi ke daerah perkotaan. Kini, Tulou dijadikan objek wisata, bahkan anda juga bisa bermalam dan bermain disana dengan tarif sekitar Rp350.000/malam/kamar. Kemudian , dapat pula menyewa sepeda untuk olah raga maupun jalan-jalan di area tersebut. Malah, anda bisa mencoba beberapa masakan original Hakka. Hosit woo…

Ada kisah lucu, Tulou pernah disangka reaktor nuklir yang dibangun pemerintahan RRC (Republik Rakyat China) atau Zhong Guo (Hakka : Cung Kwet). Satelit Amerika Serikat, mengamat-ngamati dari kejauhan angkasa dan hasilnya membuat mereka sangat kaget karena banyak sekali reaktor nuklir yang telah dibangun Zhong Guo waktu tahun 1980an. Akhirnya, setelah melihat langsung barulah mereka tahu bahwa itu ternyata rumah budaya khas orang Hakka (khek). Kini, Tulou telah dijadikan warisan budaya dunia oleh UNESCO. Hal ini menunjukan betapa majunya peradaban Zhong Guo / Tiongkok , khususnya suku Hakka (khek) di masa lalu. Bukan hanya itu saja, coba anda bayangkan, membangun rumah 5 lantai dari kayu yang bisa dihuni 400 orang dan bisa tahan ratusan tahun tanpa dimakan rayap. Sangat sulit bukan? Mungkin hanya satu-satunya di dunia, yakni Tulou atau Thulew. Rumah budaya khas orang Hakka (khek).

Pesan Makanan Khas Bangka Belitung,  Email : mkbb@bukjam.com ; Pin BB : 24d0c81d ; 

Email : info@bukjam.com, bukjam@gmail.com ;
Twitter Bangka Belitung Indonesia : http://www.twitter.com/BUKJAM ;
Facebook Bangka Belitung : http://www.facebook.com/bukjam2 ;
Blog Bangka Belitung : http://bukjam.wordpress.com ;
Informasi Bangka Belitung : http://www.bukjam.com ;

More Articles ::: Hakka Bangka Shao Zhu 燒豬客家邦加印尼 ; Hakka Bangka Cake Bong Li Piang 黄梨餅客家邦加印尼 ; Archipelago Bangka Belitung Tourism 印尼邦加勿里洞旅行 ; History of Hakka Bangka Belitung in Tin Mining 客家錫采矿邦加勿里洞历史 ; Hakka Mian in Bangka Indonesia 麵客家邦加 ; Lo Fu Pan 老虎粄 ; ThiamPan 甜粄 ; Hok Lo Pan ( History of  Martabak Bangka) 福佬粄; Theuw Fu Fa豆腐花 ; Ngiong Theuwfu酿豆腐 ; Hakka Bangka LUNG  The Longest New Year Dragon in Indonesia邦加過年龍 ; Hakka Indonesia Convention Bangka 2010 印尼客家大会邦加; Hakka Bangka Belitung Clan FamilyName 客家勿里洞勿里洞家姓;  Bangka Belitung Map 地图邦加勿里洞; Hotel di Bangka Belitung邦加勿里洞旅馆; The History of Bangka Island 邦加岛历史; Ng Ngiat Ciat 五月节 ; Etymology Hakka Bangka Belitung 语源客家邦加; Data Statistik Orang Bangka Belitung 邦加勿里洞人的数据; Bong Yung Sen黄榮勝; Fo Thung Pan 火筒粄 ; Chinese Lunar New Year Bangka Belitung 过年邦加勿里洞 ; AHOK 钟万勰

Peran Orang Tionghoa Bangka Belitung bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia

Tulisan ini dibuat berkenaan dengan Hari Raya Imlek 2013, tahun baru tionghoa. Di Bangka Belitung disebut Ko Ngian / Ko Nyan, dalam dialek Hakka (Khek). Sejarah tercatat menunjukan lebih dari 350 tahun orang tionghoa telah hadir di pulau Bangka. Sebelum adanya Indonesia, belum pula ada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan jauh hari sebelum Belanda datang.  Mereka itu berasal dari Tiongkok Selatan, suku Hakka (khek). Khususnya dari propinsi Guangdong (Kong Tung). Awalnya mereka adalah pengusaha tambang yang mencari sumber logam, kemudian menemukan Pulau Bangka Belitung kaya akan Timah. Dengan membayar atas hak kelola kepada Sultan Pelembang, maka mulailah terbentuk koloni-koloni Orang Tionghoa di Pulau Bangka, kemudian di Pulau Belitung.

Peran Orang Tionghoa pada saat itu adalah memberikan alih teknologi di dalam pertambangan timah. Mulai dari teknik eksplorasi dengan menggunakan teknik Chiam (jian) bor mekanik hingga teknik peleburan dengan menggunakan tungku pengapian besar. Alih teknologi juga terjadi didalam banyak bidang yang lain, seperti perkebunan, perikanan, perumahan, misalnya model rumah berloteng 2 lantai pertama dibuat oleh orang Tionghoa, dan lain sebagainya. Bersamaan dengan itu, terjadi alkulturasi budaya yang dapat anda saksikan dengan gamblang sekali di Bangka Belitung. Sebagai contoh, Mian (Mie) dialkulturasikan menjadi Lakso. Bentuknya masih mie tetapi rasanya sama sekali berbeda dengan segala jenis mie yang ada di Tiongkok. Pakaian, Makanan, Kepercayaan bahkan bahasa pun demikian pula.

Peran Orang Tionghoa Bangka Belitung di bidang politik dan pemerintahan juga sangat besar. Orang Tionghoa Bangka Belitung terkenal sebagai pekerja keras, hal ini menyenangkan hati Sultan Palembang untuk terus memberikan hak kelola, bahkan diangkat menjadi bagian keluarga kerajaan. Begitu pula zaman belanda, mereka dipercaya oleh Belanda dengan diangkatnya Mayor Pertama di Sumatera, Tjung A Thiam, Mayor Muntok (Mentok), dengan tugas untuk memberikan kesejahteraan bagi komunitas Tionghoa dan Masyarakat lokal di seluruh Bangka. Kemudian Belanda meminta 2 orang Tionghoa untuk mewakili orang Tionghoa di Seluruh Hindia Belanda dalam Volksraad, salah satunya Lim A Pat dari Muntok (Mentok).  Kemudian masa pra-kemerdekaan dan paska-kemerdekaan tercatat beberapa nama yang terlibat didalam perjuangan , sebut saja seperti Bun Kim to (Tony Wen), dr. Lim, Hie Jat San, dan lain-lain. Bun Kim To aktif mendukung perjuangan Bung Karno merebut kemerdekaan Republik Indonesia, dr. Lim aktif memikirkan dan terlibat di dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia saat agresi Belanda I & II, Hie Jat San pendiri sekolah Kung Nung (Swadaya) terlibat langsung didalam kabinet Syahrir. Sekarang banyak pula orang Tionghoa Bangka Belitung yang terlibat sebagai orang-orang kunci di berbagai partai politik, seperti di PDI Perjuangan, Nasional Demokrat, dll. Begitu pula Tjung Ban Hok / A Hok (Basuki Tjahaja Purnama) , wakil gubernur DKI Jakarta yang tengah meneruskan benang merah yang sudah ada itu.

Peran Orang Tionghoa Bangka Belitung di bidang ekonomi dan perdagangan lebih banyak lagi, hal ini terjadi karena secara represif dimundurkannya orang tionghoa dari dunia politik tanah air pada zaman Suharto.  Sekolah, perkumpulan, bahasa, aksara dan perayaan tahun baru imlek dilarang. Politik dan budaya diskriminasi membuat orang tionghoa terkonsentrasi di bidang perdagangan yang sempit. BUKJAM mencatat bahwa pada zaman itu melahirkan konsentrasi orang Tionghoa Bangka Belitung di Jakarta, khususnya di Sawah Besar, menjadi pusat komponen dan perangkat otomotif, di Kenari menjadi pusat komponen dan perangkat listrik / elektrik. Kala itu, sebagian juga ada di Glodok untuk komponen dan perangkat elektronika. Di daerah sawah besar dan kenari umumnya para pedagang dan koleganya menggunakan bahasa campuran Melayu Bangka & Hakka (Khek). Kapankah mulai terjadinya migrasi orang tionghoa ke Jakarta? Lihat seri tulisan BUKJAM tentang “migrasi orang tionghoa Bangka Belitung”.

Jadi jika anda perhatikan dengan seksama maka anda akan menemukan bahwa Orang Tionghoa Bangka Belitung telah mengambil bagian , berkontribusi dan memiliki andil terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) lewat cara dan bidangnya masing-masing. Jika anda Orang Tionghoa Bangka Belitung, akankah anda terlibat pula?Meneruskan benang merah itu…

Kiong Hie Sin Ngian, Selamat Merayakan Tahun Baru Imlek 2013. BUKJAM

Email : info@bukjam.com, bukjam@gmail.com ;
Twitter Bangka Belitung Indonesia : http://www.twitter.com/BUKJAM ;
Facebook Bangka Belitung : http://www.facebook.com/bukjam2 ;
Blog Bangka Belitung : http://bukjam.wordpress.com ;
Netlog  Bangka Belitung : http://id.netlog.com/bukjam ;
Informasi Bangka Belitung : http://www.bukjam.com ;

Posted by: bukjam | April 18, 2012

AHOK atau Basuki Tjahaja Purnama

More Articles ::: Hakka Bangka Shao Zhu 燒豬客家邦加印尼 ; Hakka Bangka Cake Bong Li Piang 黄梨餅客家邦加印尼 ; Archipelago Bangka Belitung Tourism 印尼邦加勿里洞旅行 ; History of Hakka Bangka Belitung in Tin Mining 客家錫采矿邦加勿里洞历史 ; Hakka Mian in Bangka Indonesia 麵客家邦加 ; Lo Fu Pan 老虎粄 ; ThiamPan 甜粄 ; Hok Lo Pan ( History of  Martabak Bangka) 福佬粄; Theuw Fu Fa豆腐花 ; Ngiong Theuwfu酿豆腐 ; Hakka Bangka LUNG  The Longest New Year Dragon in Indonesia邦加過年龍 ; Hakka Indonesia Convention Bangka 2010 印尼客家大会邦加; Hakka Bangka Belitung Clan FamilyName 客家勿里洞勿里洞家姓;  Bangka Belitung Map 地图邦加勿里洞; Hotel di Bangka Belitung邦加勿里洞旅馆; The History of Bangka Island 邦加岛历史; Ng Ngiat Ciat 五月节 ; Etymology Hakka Bangka Belitung 语源客家邦加; Data Statistik Orang Bangka Belitung 邦加勿里洞人的数据; Bong Yung Sen黄榮勝; Fo Thung Pan 火筒粄 ; Chinese Lunar New Year Bangka Belitung 过年邦加勿里洞 ;

“Tulisan ini dikutip dari Berita yang diterima dari media Internet mengenai tokoh muda Bangka Belitung yang sedang mencalonkan diri menjadi wakil gubernur DKI Jakarta mendampingi Joko Widodo (Jokowi), Walikota Solo saat ini.”

AHOK ( Tjong Ban Hok) atau Basuki Tjahaja Purnama

AHOK

Ahok ( Basuki Tjahaja Purnama ) & Joko Widodo (Jokowi)

Saya bisa dipilih jadi bupati Belitung Timur (Beltim) setelah hanya 7 bulan

Saya tidak pernah curi uang dan berbagai dana fiktif di DPRD. Ketika jadi bupati, jika Anda cek kekayaan saya, mungkin saya bupati pertama yang harta kekayaanya setelah jadi bupati malah menurun! Jika saya curi uang selama jadi bupati, saya tidak mungkin bisa menggunakan 200 milyar anggaran APBD Beltim utk melakukan program2 saya yang dianggap orang tidak mungkin dilakukan:

. pendidikan gratis 12 TAHUN,

. pelayanan kesehatan gratis (semua sampai caesar,obat-obatan,ambulance,bahkan santunan kematian) lewat sistem asuransi,

. hot mix jalan sampe ke pedalaman (silahkan datang ke Beltim dan liat sendiri),

. bantuan untuk puluhan bahkan ratusan rumah yang sudah mau roboh,

. dan masih banyak lagi.

Secara logis saja, tidak mungkin saya mampu lakukan apa yang saya lakukan di Beltim dengan APBD 200 milyar jika saya korup uang APBD tersebut. Informasi anggaran pemda sewaktu saya jadi bupati bisa dengan mudah diakses oleh masyarakat. Tanyakan kepada pengusaha-pengusaha dan kontraktor siapa Ahok bupati gila itu, apakah dia korupsi.

Saat saya di DPR, saya selalu transparan terkait dengan gaji yang saya terima dan segala macam keuangan di DPR yang saya ketahui. Semua bias dilihat di website saya. Saya mungkin satu-satunya pejabat yang paling lantang mendorong pembuktian terbalik harta kekayaan SEMUA PEJABAT NEGARA.
Saya siap jadi orang pertama. Semua pejabat negara perlu di cek apakah harta kekayaan dan pajak yang dibayarnya sesuai atau tidak. Jika Anda punya kenalan di politik atau di masyarakat sipil, silahkan tanyakan kepada mereka rekam jejak saya terkait korupsi.

Kasus yang muncul belum lama ini menarik utk diceritakan juga. Beberapa bulan lalu (di tahun 2011) ada orang melaporkan saya ke POLRI bahwa saya merusak hutan lindung di tahun 2001! Padahal yang terjadi adalah bukannya saya menambang di atas hutan lindung tapi justru Departemen kehutanan waktu itu yang seenaknya mempatok daerah yang awalnya sudah ada ijin untuk lahan pasir silika sebagai hutan lindung ! Hanya karena perusahaan sawit membabat
hutan lindung pantai bakau,dan lucunya mereka justru dpt sertifikat HGU di atas lahan eks Hutan lindung, lokasi pasir saya dijadikan lahan pengganti HL pantai tsb.

Ini penting saya ceritakan karena begitu surat dari Menhut keluar di tahun 2005 (saat saya jadi bupati), SAYA SENDIRI YANG MENCABUT IJIN PENAMBANGAN SAYA yang sebenarnya adalah hasil permainan pejabat brengsek. Intinya : silahkan Anda cek semua yang saya sebutkan di atas, dan nilai sendiri apakah saya pejabat yang bersih.
Silahkan cek juga ke masyarakat di BELTIM yang sudah merasakan langsung kepemimpinan saya disana

Kenapa Ahok seringkali tidak menyelesaikan masa jabatannya alias “loncat-loncat” ?

Ini pertanyaan yang paling sering muncul dan jadi serangan lawan politik saya maupun orang yang belum mengenal saya

Bagi lawan politik saya, mereka sudah tidak bisa menyerang saya dari sisi integritas dan korupsi, maka inilah yang sering digunakan untuk menjatuhkan saya. Tidak masalah.

Dua hal penting: pertama masalah ambisi, dan kedua, masalah oportunis.

Buat saya seorang manusia perlu punya ambisi untuk bisa sukses.
Pertanyaannya, apakah ambisi itu utk kebaikan orang atau kepentingan sendiri. Tuduhan saya sebagai politisi oportunis menurut saya salah alamat.
Secara logis kalau tujuan pegang jabatan adalah untuk mengeruk uang sebanyak-banyaknya dan menikmati hidup, lebih enak jadi bupati dulu 10 thn, kemudian baru jadi gubernur 10 thn, dan dpr/dpd 10 thn, jd pas pensiunnya.

Tapi saya masuk ke politik karena punya niat untuk MELAWAN KESEMENA-MENAAN
dan PENINDASAN ! Ini artinya melawan hampir semua elit. Untuk itu, strategi yang defensif dan menunggu tidak akan beres. Jika saya tidak maju merangsek dan terus melawan ke atas, hari ini saya mungkin sudah sama seperti bupati-bupati lain karena secara tidak langsung saya sudah takut untuk kehilangan jabatan.

Saya melawan ke tingkat gubernur karena saya ada keinginan untuk membuat sistem pensiun (di Beltim saya hanya buat sistem asuransi karena system pensiun tidak bisa karena pasar di beltim tidak cukup luas). Tetapi cagub terkuat saat itu tidak setuju sementara si petahana yang tadinya saya dukung dan sudah setuju dengan ide saya malah dijatuhkan di tengah jalan.

Akhirnya saya putuskan melawan meski gagal setelah berhadapan dengan kecurangan yang menurut saya sistemik. Sementara itu pikiran saya, orang-orang idealis harus masuk menguasai eksekutif. Lembaga legislative seperti DPRD dan DPR harus dijadikan tempat batu loncatan untuk menunjukan integritas kita. Oleh karena itu saya tidak mau berlama-lama di DPR dan mau
melawan ke DKI. Ini juga saya dituduh ambisius dan oportunis padahal jika menggunakan logika politik pragmatis dan egoistis, lebih baik saya kembali ke Babel jadi gubernur disana karena berbagai hasil survei menunjukan sayalah kandidat terkuat.

Pertanyaan saya apakah ada politisi seperti saya yang siap melepas sesuatu jabatan tinggi yang sudah hampir pasti di tangan untuk sesuatu yang tidak jelas (bahkan menurut sebagian orang MUSTAHIL) ?. Silahkan nilai ambisi saya dan silahkan nilai apakah saya oportunis.

Apa alasan mencalonkan diri di Pilgub DKI ?

Saya melihat Indonesia betul-betul sudah pada titik persimpangan lagi dan butuh suatu perubahan yang cepat dan menyeluruh. Untuk itu perlu ada contoh satu provinsi untuk bisa jadi model bagi daerah-daerah lain. Jika di Babel, saya melihat sulit karena Babel terlalu kecil dan nanti dianggap tidak bias dijadikan contoh. Seperti semua program2 saya di Beltim tidak pernah muncul dan tersosialisasi.

Ingat hampir 80 % pemberitaan media itu terkait kejadian di Ibukota. Saya juga ingin menunjukan bahwa berpolitik tanpa politik uang tapi dengan mengajar dan mendidik masyarakat bisa berhasil di tempat seperti DKI sekalipun dan ini bisa dijadikan model dan standar berpolitik yang baru !.
Yang tidak kalah pentingnya adalah saya ingin membuat standard baru bagi seorang pemimpin dan ini bisa dilakukan dengan melakukan perlawanan di DKI.
Pemimpin harus bersih (bebas korupsi dan berani buktikan harta dan pajaknya), transparan (siap membuka semua anggaran utk publik), dan profesional (bisa diakses langsung dan setiap saat dengan menyediakan nomor HP pribadinya).

Soal politik uang, apa mungkin bisa menang tanpa politik uang dalam berkampanye ?

Pada awalnya saya masuk ke politik di tahun 2004, saya maju dulu sebagai DPRD tingkat II (Kabupaten). Ketika itu hanya 97 orang yang memilih saya.
Kenapa ? Pertama karena mereka tidak tau siapa saya dan kedua karena saya menolak membagi-bagikan uang. Alhasil ada satu kampung yang tidak pilih saya, bahkan saksi-saksi saya tidak mau pilih saya. Pada satu even kampanye, saya naik ke panggung saya katakan “Anda goblok semua !” karena Anda sebenarnya tidak kenal saya dan siap menukar 5 tahun masa depan Anda dengan
baju kaos, sedikit uang atau beras. Beruntung saya terpilih lewat kursi sisa.

Di DPRD II saya tunjukan saya berbeda. Ketika maju jadi bupati, uang kampanye saya tidak lebih dari 700 juta, bisa menang dengan 37,12 % suara.Mengapa ? Karena masyarakat tau betul siapa saya di DPRD II. Bahkan ketika saya maju jadi gubernur, meski kalah, 63 % rakyat di Beltim memilih saya.
Saya juga berprinsip, saya mau jadi pejabat karena mau melakukan perlawanan terhadap sistem yang korup, jadi saya tidak khawatir kalo orang tidak mau pilih saya bahkan saya justru meminta mereka mendukung saya dalam bentuk apapun.

Saya selalu mendidik rakyat agar mereka jangan mau menerima uang sedikit atau apapun dari pejabat yang akan merampok lebih banyak dari kita. Yang kita harus cari adalah pejabat bersih yang mau dan mampu memperjuangkan nasib rakyat dengan menggunakan APBD untuk rakyat!

Menurut saya, yang dibutuhkan masyarakat bukan uang secuil, beras, pengobatan gratis atau apapun, yang mereka butuhkan selalu adalah pejabat yang bisa diakses langsung setiap mereka ada kebutuhan darurat atau mereka mengalami penindasan.

Poin saya: kita bisa berpolitik dan berhasil tanpa politik uang tapi harus berani mulai membangun semuanya dari bawah dan membuktikan kepada masyarakat bahwa saya berbeda dan bersedia jadi pelayan.

Apa pasangan Jokowi-Ahok bisa menyelesaikan masalah di DKI ?

Pertama-tama DKI dari sisi birokrasi jauh lebih mudah dibandingkan provinsi lain karena Walikota/bupati sampai lurah DIPILIH oleh GUBERNUR. Di daerah, kades dan bupati/walikota tidak bisa diatur oleh gubernur.

Sementara itu semua solusi utk permasalahan di Jakarta sudah tersedia.
Berbagai master plan hasil kerjasama pemerintah Indonesia dengan lembaga-lembaga dan pemerintahan luar negeri sudah dibuat. Sampai hari setiap pemimpin di DKI ketika ditanya mengapa master plan tersebut tidak dijalankan jawabannya selalu sama: kurang uang. Padahal APBD DKI saat ini berkisar antara 25-30 triliun, dengan potensi APBD jika semua pemasukan dari reklame, parkir, dan jasa betul-betul bisa lepas dari korupsi bisa mencapai 50-80 triliun. Tentu saja kurang uang jika korupsi merajalela dimana-mana.

Saya punya visi dan misi yang sejalan dengan pak Jokowi, kami yakin jika anggaran yang ada tidak dikorupsi Jakarta punya uang lebih dari cukup utk menjalankan master plan yang ada secara bertahap. Hal lain yang sangat penting adalah tranparansi anggaran. Jika masyarakat bisa secara mudah mengakses informasi anggaran pemerintah, mereka juga akan dengan rela ikut
berpartisipasi untuk menutupi berbagai kekurangan yang ada. Intinya masalah DKI bisa diselesaikan dengan anggaran yang ada dan perencanaan yang sudah tersedia jika ada pemimpin yang berani bersih, dan memang berniat untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada.

Apa bisa berhadapan dengan birokrasi yang korup ?

Sangat mudah. Jika pemimpin di atas tidak ikut bermain, dia bisa dengan leluasa menekan dan memecat orang yang bermain dan korup. Selama ini prinsipnya: Anda ambil bagian Anda, saya ambil bagian Anda, mari kita tidak saling ganggu. Pemimpin yang lurus diuntungkan karena birokrasi itu tidak bersatu, hujan tidak merata. Banyak birokrat yang pinter dan baik malah
tersingkir. Orang-orang inilah yang akan muncul ke permukaan di bawah kepemimpinan yang bersih. Kemudian, birokrat2 yang tadinya korup akan berpikir: daripada tidak dapat bagian sama sekali lebih baik kita ikut permainan yang ada dan mau tidak mau dipaksa ikut bersih. Ini semua sudah pernah saya alami dan lakukan ketika menjadi bupati beltim.

Menurut saya, model kasusnya tidak jauh berbeda. Kemudian, jika Gubernur dan wakilnya berani membuat nomor HP pribadinya tersedia bagi masyarakat, masyarakat bisa memberikan masukan dan pengaduan jika ada oknum-oknum birokrasi yang korup dan lamban. Ini akan menciptakan sistem alami yang membuat aparat birokrasi berpikir dua kali untuk tidak bekerja sesuai aturan dan tugasnya.

Apakah ada peluang menang bagi Pasangan Jokowi-Ahok ?

Melakukan suatu terobosan, melakukan perlawanan terhadap status quo, apalagi membuat sejarah, memang tidak pernah mudah. Apalagi jika orang-orang idealis yang ingin perubahan menganggap suatu usaha untuk melawan tidak mungkin berhasil dan kemudian undur diri dan tidak mendukung.

Jika demikian sikap dan logika kelompok idealis, tentunya dengan sendirinya peluang utk menang hampir tidak ada. Tapi jika kelompok idealis yang mau perubahan siap mendukung, inilah waktunya karena saat ini tidak ada figure yang betul-betul dipercaya masyarakat untuk memimpin Jakarta. Rakyat butuh kandidat yang sudah terbukti bersih, transparan, dan profesional. Dan saya sangat senang bisa mendampingi pak Jokowi yang juga memiliki track record yang sangat baik semasa menjadi Walikota Solo. Butuh dukungan masif dari akar rumput untuk mewujudkan perubahan besar ini.
Andai Menang, bagaimana berhadapan dengan DPRD yang tidak bersahabat ?

Di awal masa pemerintahan saya sewaktu menjadi bupati Beltim, 95 persen anggota DPRD (19 dari 20 kursi, 1 kursinya itu kursi yang saya tinggalkan) berseberangan dengan saya. Mereka mengancam tidak mau membahas anggaran.
Sekda mengatakan bahwa ia mampu “bereskan”. Saya katakan kepada mereka, jika tidak mau dibahas, TIDAK USAH DIBAHAS. Saya akan gunakan anggaran tahun lalu, sementara kalian semua tidak bisa gajian dan tidak bisa ambil SPPD fiktif lagi.

Apa yang terjadi ? Keesokan harinya semua pimpinan DPRD datang dan mengajak damai. Saya akhirnya bisa dengan leluasa memasukan anggaran utk pendidikan, kesehatan, pembangunan, dll yang sesuai dengan keinginan dan visi misi saya.
Intinya: jika pemimpin tidak ikut main, dia justru bisa lebih leluasa bergerak karena tidak perlu negosiasi dengan oknum2 pejabat korup lain.
Apalagi jika ia dipilih oleh rakyat dan mendapat dukungan riil dari bawah. Tidak perlu ada yang ditakuti
Saya yakin pak Jokowi juga memiliki pandangan serupa.

http://ahok. org/tentang- ahok/jawaban- atas-beberapa- pertanyaan- mengenai- ahok/

Siapa Ahok.

Nama : Ir Basuki Tjahaja Purnama, MM
Tempat lahir : Manggar, Belitung Timur
Tanggal lahir : 29 Juni 1966
Agama : Kristen Protestan
Nama Istri : Veronica, ST
Nama anak pertama : Nicholas
Nama anak kedua : Nathania
Nama anak ketiga : Daud Albeenner
Nama bapak : Indra Tjahaja Purnama (Alm)
Nama ibu : Buniarti Ningsih

PERJALANAN AWAL

Basuki T Purnama (BTP) yang akrab dipanggil Ahok lahir di Gantung, desa Laskar Pelangi, Belitung Timur.

Ia melanjutkan Sekolah Menengah Atas (SMU) dan perguruan tinggi di Jakarta dengan memilih Fakultas Teknologi Mineral jurusan Teknik Geologi Universitas Trisakti.

Setelah menamatkan pendidikannya dan mendapat gelar Sarjana Teknik Geologi (Insiyur Geologi) pada tahun 1989, Basuki pulang kampung-menetap di Belitung dan mendirikan perusahaan CV Panda yang bergerak dibidang kontraktor pertambangan PT Timah.

Menggeluti dunia kontraktor selama dua tahun, Basuki menyadari betul hal ini tidak akan mampu mewujudkan visi pembangunan yang ia miliki, karena untuk menjadi pengelolah mineral selain diperlukan modal (investor) juga dibutuhkan manajemen yang profesional.

Untuk itu Basuki memutuskan kuliah S-2 dan mengambil bidang manajemen keuangan di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya Jakarta. Mendapat gelar Master in Bussiness Administrasi (MBA) atau Magister Manajemen (MM) membawa Basuki diterima kerja di PT Simaxindo Primadaya di Jakarta, yaitu perusahaan yang bergerak dibidang kontraktor pembangunan pembangkit listrik sebagai staf direksi bidang analisa biaya dan keuangan proyek. Karena ingin konsentrasi pekerjaan di Belitung, pada tahun 1995 Basuki memutuskan untuk berhenti bekerja dan pulang ke kampung halamannya.

Perlu diketahui, tahun 1992 Basuki mendirikan PT Nurindra Ekapersada sebagai persiapan membangun pabrik Gravel Pack Sand (GPS) pada tahun 1995. Bagi Basuki, pabrik yang berlokasi di Dusun Burung Mandi, Desa Mengkubang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur ini diharapkan dapat menjadi proyek percontohan bagaimana mensejahterakan stakeholder (pemegang saham, karyawan, dan rakyat) dan juga diharapkan dapat memberikan konstribusi bagi Pendapatan Asli Daerah Belitung Timur dengan memberdayakan sumber daya mineral yang terbatas. Di sisi lain diyakini PT Nurindra Ekapersada memikili visi untuk menghasilkan sumber daya manusia yang tangguh.

Berangkat dari visi seperti itulah pada tahun 1994, Basuki didukung oleh seorang tokoh pejuang kemerdekaan Bapak alm Wasidewo untuk memulai pembangunan pabrik pengolahan pasir kwarsa pertama di Pulau Belitung dengan memanfaatkan teknologi Amerika dan Jerman. Pembangunan pabrik ini diharapkan juga memberikan harapan besar menjadi cikal bakal tumbuhnya suatu kawasan industri dan pelabuhan samudra dengan nama KIAK (Kawasan Industri Air Kelik).

KIPRAH POLITIK

Sebagai pengusaha di tahun 1995 ia mengalami sendiri pahitnya berhadapan dengan politik dan birokrasi yang korup. Pabriknya ditutup karena ia melawan kesewenang-wenangan pejabat. Sempat terpikir olehnya untuk hijrah dari Indonesia ke luar negeri, tetapi keinginan itu ditolak oleh sang ayah yang mengatakan bahwa satu hari rakyat akan memilih Ahok untuk memperjuangkan nasib mereka.

Dikenal sebagai keluarga yang dermawan di kampungnya, sang ayah yang dikenal dengan nama Kim Nam, memberikan ilustrasi kepada Ahok. Jika seseorang ingin membagikan uang 1 milyar kepada rakyat masing-masing 500 ribu rupiah, ini hanya akan cukup dibagi untuk 2000 orang. Tetapi jika uang tersebut digunakan untuk berpolitik, bayangkan jumlah uang di APBD yang bisa dikuasai untuk kepentingan rakyat. APBD kabupaten Belitung Timur saja mencapai 200 milyar di tahun 2005.

Bermodal keyakinan bahwa orang miskin jangan lawan orang kaya dan orang kaya jangan lawan pejabat (Kong Hu Cu), keinginan untuk membantu rakyat kecil di kampungnya, dan juga kefrustasian yang mendalam terhadap kesemena-menaan pejabat yang ia alami sendiri, Ahok memutuskan untuk masuk ke politik di tahun 2003.

Pertama-tama ia bergabung dibawah bendera Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PPIB) yang saat itu dipimpin oleh Dr. Sjahrir. Pada pemilu 2004 ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Dengan keuangan yang sangat terbatas dan model kampanye yang lain dari yang lain, yaitu menolak memberikan uang kepada rakyat, ia terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur periode 2004-2009.

Selama di DPRD ia berhasil menunjukan integritasnya dengan menolak ikut dalam praktik KKN, menolak mengambil uang SPPD fiktif, dan menjadi dikenal masyarakat karena ia satu-satunya anggota DPRD yang berani secara langsung dan sering bertemu dengan masyarakat untuk mendengar keluhan mereka sementara anggota DPRD lain lebih sering “mangkir”.

Setelah 7 bulan menjadi DPRD, muncul banyak dukungan dari rakyat yang mendorong Ahok menjadi bupati. Maju sebagai calon Bupati Belitung Timur di tahun 2005, Ahok mempertahankan cara kampanyenya, yaitu dengan mengajar dan melayani langsung rakyat dengan memberikan nomor telpon genggamnya yang juga adalah nomor yang dipakai untuk berkomunikasi dengan keluarganya. Dengan cara ini ia mampu mengerti dan merasakan langsung situasi dan kebutuhan rakyat. Dengan cara kampanye yang tidak “tradisional” ini, yaitu tanpa politik uang, ia secara mengejutkan berhasil mengantongi suara 37,13 persen
dan menjadi Bupati Belitung Timur periode 2005-2010. Padahal Belitung Timur dikenal sebagai daerah basis Masyumi, yang juga adalah kampung dari Yusril Ihza Mahendra.

Bermodalkan pengalamannya sebagai pengusaha dan juga anggota DPRD yang mengerti betul sistem keuangan dan budaya birokrasi yang ada, dalam waktu singkat sebagai Bupati ia mampu melaksanakan pelayanan kesehatan gratis, sekolah gratis sampai tingkat SMA, pengaspalan jalan sampai ke pelosok-pelosok daerah, dan perbaikan pelayanan publik lainya. Prinsipnya sederhana: jika kepala lurus, bawahan tidak berani tidak lurus. Selama menjadi bupati ia dikenal sebagai sosok yang anti sogokan baik di kalangan lawan politik, pengusaha, maupun rakyat kecil. Ia memotong semua biaya pembangunan yang melibatkan kontraktor sampai 20 persen. Dengan demikian ia memiliki banyak kelebihan anggaran untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakat.

Kesuksesan ini terdengar ke seluruh Bangka Belitung dan mulailah muncul suara-suara untuk mendorong Ahok maju sebagai Gubernur di tahun 2007.
Kesuksesannya di Belitung Timur tercermin dalam pemilihan Gubernur Babel ketika 63 persen pemilih di Belitung Timur memilih Ahok. Namun sayang, karena banyaknya manipulasi dalam proses pemungutan dan penghitungan suara, ia gagal menjadi Gubernur Babel.

Dalam pemilu legislative 2009 ia maju sebagai caleg dari Golkar. Meski awalnya ditempatkan pada nomor urut keempat dalam daftar caleg (padahal di Babel hanya tersedia 3 kursi), ia berhasil mendapatkan suara terbanyak dan memperoleh kursi DPR berkat perubahan sistem pembagian kursi dari nomor urut menjadi suara terbanyak.

Selama di DPR, ia duduk di komisi II. Ia dikenal oleh kawan dan lawan sebagai figur yang apa adanya, vokal, dan mudah diakses oleh masyarakat banyak. Lewat kiprahnya di DPR ia menciptakan standard baru bagi anggota-anggota DPR lain dalam anti-korupsi, transparansi dan
profesionalisme. Ia bisa dikatakan sebagai pioner dalam pelaporan aktivitas kerja DPR baik dalam proses pembahasan undang-undang maupun dalam berbagai kunjungan kerja. Semua laporan bisa diakses melalui websitenya. Sementara itu, staf ahlinya bukan hanya sekedar bekerja menyediakan materi undang-undang tetapi juga secara aktif mengumpulkan informasi dan mengadvokasi kebutuhan masyarakat. Saat ini, salah satu hal fundamental yang ia sedang perjuangkan adalah bagaimana memperbaiki sistem rekrutmen kandidat kepala daerah untuk mencegah koruptor masuk dalam persaingan pemilukada dan membuka peluang bagi individu-individu idealis untuk masuk merebut kepemimpinan di daerah.
Ahok berkeyakinan bahwa perubahan di Indonesia bergantung pada apakah individu-individu idealis berani masuk ke politik dan ketika di dalam berani mempertahankan integritasnya. Baginya, di alam demokrasi, yang baik dan yang jahat memiliki peluang yang sama untuk merebut kepemimpinan politik. Jika individu-individu idealis tidak berani masuk, tidak aneh kalau sampai hari ini politik dan birokrasi Indonesia masih sangat korup. Oleh karena itu ia
berharap model berpolitik yang ia sudah jalankan bisa dijadikan contoh oleh rekan-rekan idealis lain untuk masuk dan berjuang dalam politik. Sampai hari ini ia masih terus berkeliling bertemu dengan masyarakat untuk menyampaikan pesan ini dan pentingnya memiliki pemimpin yang bersih, transparan, dan profesional.

Di tahun 2006, Ahok dinobatkan oleh Majalah TEMPO sebagai salah satu dari 10 tokoh yang mengubah Indonesia. Di tahun 2007 ia dinobatkan sebagai Tokoh Anti Korupsi dari penyelenggara negara oleh Gerakan Tiga Pilar Kemitraan yang terdiri dari KADIN, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Masyarakat Transparansi Indonesia. Melihat kiprahnya, kita bisa mengatakan bahwa berpolitik ala Ahok adalah berpolitik atas dasar nilai pelayanan,
ketulusan, kejujuran, dan pengorbanan; bukan politik instan yang sarat pencitraan.

Email : info@bukjam.com, bukjam@gmail.com ;
Twitter Bangka Belitung Indonesia : http://www.twitter.com/BUKJAM ;
Facebook Bangka Belitung : http://www.facebook.com/bukjam2 ;
Blog Bangka Belitung : http://bukjam.wordpress.com ;
Netlog  Bangka Belitung : http://id.netlog.com/bukjam ;
Informasi Bangka Belitung : http://www.bukjam.com ;

Posted by: bukjam | January 23, 2012

Imlek di Bangka Belitung

Hakka Bangka Shao Zhu 燒豬客家邦加印尼 ; Hakka Bangka Cake Bong Li Piang 黄梨餅客家邦加印尼 ; Archipelago Bangka Belitung Tourism 印尼邦加勿里洞旅行 ; History of Hakka Bangka Belitung in Tin Mining 客家錫采矿邦加勿里洞历史 ; Hakka Mian in Bangka Indonesia 麵客家邦加 ; Lo Fu Pan 老虎粄 ; Hok Lo Pan ( History of  Martabak Bangka) 福佬粄; Theuw Fu Fa豆腐花 ; Ngiong Theuwfu酿豆腐 ; Hakka Bangka LUNG  The Longest New Year Dragon in Indonesia邦加過年龍 ; Hakka Indonesia Convention Bangka 2010 印尼客家大会邦加; Hakka Bangka Belitung Clan FamilyName 客家勿里洞勿里洞家姓;  Bangka Belitung Map 地图邦加勿里洞; Hotel di Bangka Belitung邦加勿里洞旅馆; The History of Bangka Island 邦加岛历史; Ng Ngiat Ciat 五月节 ; KoTung 过冬;  Etymology Hakka Bangka Belitung 语源客家邦加; Data Statistik Orang Bangka Belitung 邦加勿里洞人的数据; Bong Yung Sen黄榮勝; ThiamPan 甜粄 ; Fo Thung Pan 火筒粄

Ko Ngian Bangka Belitung

Ko Ngian, Sincia, Chinese New Year

Ko Ngian, Sincia, Chinese New Year

Karena pengaruh dialek ada yang menyebutnya “Ko Ngian”, atau “Ko Nyan”, atau “Ko Nyian”. Dalam bentuk lain ada yang mengatakan “Sincia”,” tahun baru imlek”, “tahun baru lunar”, “tahun baru china”, dan lain sebagainya. Sebutan “Ko Ngian” adalah dalam dialek suku Hakka (Khek). Apapun sebutannya, “Ko Ngian” merupakan hari raya didalam menyambut musim semi. Tiongkok mengalami 4 musim, musim semi adalah musim yang paling indah. Bunga-bunga yang gugur meninggalkan batang kayu yang dingin dan beku, sekarang kembali mulai bersemi, memekar dan mewangi. Ini hanya terjadi di musim semi. Demikian indahnya musim semi, sehingga banyak diabadikan dalam bentuk syair, lagu dan lukisan dari zaman ke zaman.

Hari Raya Musim Semi, diperingati setiap tahun, bertahun-tahun semenjak dahulu kala. Tanggal 1 Bulan 1 kalender Imlek menandakan awal musim semi, awal dari tahun yang baru dan perubahan urutan 12 konstelasi dalam simbol 12 hewan (12 Shio). Nenek Moyang Thong Ngin (Tionghoa) Bangka Belitung, mewariskan perayaan ini untuk diteruskan dan dijalankan , secara umum dan lintas agama. Ko Ngian tidak terlepas dari tradisi ribuan tahun yang melekat pada orang-orang Tionghoa Bangka Belitung, dimana 90% dari Tionghoa Babel adalah suku Hakka (khek) bagian dari etnis Han, etnis mayoritas di Republik Rakyat China (RRC). Oleh karena itu, setiap kali Ko Ngian, Thong Ngin Bangka Belitung selalu mengambil kesempatan untuk pulang kampung. Tujuan pulang kampung adalah untuk berkumpul dengan keluarga besar, dan selain itu untuk mendapatkan sahnya suasana Ko Ngian itu sendiri.

Ko Ngian tidak hanya sekadar hiasan-hiasan yang digantung pada setiap rumah, tidak melulu soal amplop merah , Fungpao atau Angpao, juga tidak soal makanan enak dan mewah, baju baru dan kue-kue aneka ragam. Tetapi Ko Ngian memiliki 2 akar tradisi yang positif. Pertama akar spiritual, yakni ungkapan syukur kepada TUHAN sang pencipta setelah melewati masa-masa sulit. Kedua akar persaudaraan, yakni keakraban keluarga, saudara, sanak famili dan para sahabat.  Oleh karena itu, Ko Ngian menjadi hari raya bagi Thong Ngin Bangka Belitung, dan pula bagi Orang Bangka Belitung pada umumnya.  Kiung Hie Sin Ngian! Ngian-Ngian Jiu Fuk Hie, Jiu Fo Hie, Jiu Sun Lie. TungCheng…tungtungchengggg…tungcheng.tungcheng…, BUKJAM – 23 Januari 2012, Tahun Baru Imlek (sincia).

Posted by: bukjam | December 22, 2011

Siakjan (ronde) Bangka Belitung Ko Tung

Hakka Bangka Shao Zhu 燒豬客家邦加印尼 ; Hakka Bangka Cake Bong Li Piang 黄梨餅客家邦加印尼 ; Archipelago Bangka Belitung Tourism 印尼邦加勿里洞旅行 ; History of Hakka Bangka Belitung in Tin Mining 客家錫采矿邦加勿里洞历史 ; Hakka Mian in Bangka Indonesia 麵客家邦加 ; Lo Fu Pan 老虎粄 ; Hok Lo Pan ( History of  Martabak Bangka) 福佬粄; Theuw Fu Fa豆腐花 ; Ngiong Theuwfu酿豆腐 ; Hakka Bangka LUNG  The Longest New Year Dragon in Indonesia邦加過年龍 ; Hakka Indonesia Convention Bangka 2010 印尼客家大会邦加; Hakka Bangka Belitung Clan FamilyName 客家勿里洞勿里洞家姓;  Bangka Belitung Map 地图邦加勿里洞; Hotel di Bangka Belitung邦加勿里洞旅馆; The History of Bangka Island 邦加岛历史; Ng Ngiat Ciat 五月节 ; Etymology Hakka Bangka Belitung 语源客家邦加; Data Statistik Orang Bangka Belitung 邦加勿里洞人的数据; Bong Yung Sen黄榮勝?;

Join Group  BUKJAM Bangka Belitung  Community
Join Group  Sejarah TIONGHOA BANGKA BELITUNG
Join Group MAKANAN KHAS BANGKA BELITUNG
Join Group Thongngin Bangka Belitung
Join Group Informasi Bangka Belitung

Siakjan (Ronde) Bangka Belitung Ko Tung

Siakjan (ronde) adalah kue yang dibuat pada saat puncak musim dingin. Tradisi ini sudah berlangsung selama ribuan tahun. Kue ini dihidangkan dengan air jahe gula merah atau gula batu. Sangat sedap, badan menjadi hangat dan kuat. Thong Ngin di Bangka Belitung merayakannya dengan ramai membuat kue ini di masing-masing rumah mereka tepat pada hari ibu di Indonesia 22 Desember 2011.  Selamat merayakan Ko Tung过冬 ( Pinyin : Guo Dong), dan jangan lupa makan Siakjan..

Siakjan (ronde) Bangka Belitung

Siakjan (ronde) Bangka Belitung

Email : info@bukjam.com, bukjam@gmail.com ;
Twitter Bangka Belitung Indonesia : http://www.twitter.com/BUKJAM ;
Facebook Bangka Belitung : http://www.facebook.com/bukjam2 ;
Blog Bangka Belitung : http://bukjam.wordpress.com ;
Netlog  Bangka Belitung : http://id.netlog.com/bukjam ;
Informasi Bangka Belitung : http://www.bukjam.com ;

Posted by: bukjam | October 21, 2011

Lempah Bangka

Related Article ::: Kemplang dan Kerupuk Bangka  ; Hakka Bangka Shao Zhu  ; Hakka Bangka Cake Bong Li Piang ;   Hakka Mian in Bangka Indonesia ; Lo Fu Pan  ; Thew Fu Fa ; LAKSO ; Lempok ; Sambalingkung ;; Makanan Khas Bangka Belitung Indonesia ; Oleh-oleh khas Bangka Belitung ;; Bangka Belitung Indonesia – Cake ; Bangka Belitung Indonesia- Cuisine ; Apa nama makanan Bangka ini??? ; Archipelago Bangka Belitung Tourism  ; Hotel List in Bangka BelitungBangka Belitung Island Information Summary ; Peta Bangka Belitung (Map) ; SEJARAH TIONGHOA BANGKA BELITUNG ;;  History of Bangka ; Asal Mula Nama Pulau Bangka ; ; Tips to travel Bangka Belitung ; Pariwisata Bangka Belitung : Objek Wisata Pantai ; Bangka Island and Belitung Island Tourism ; Twitter bangka Belitung ;; Netlog Bangka Belitung ;; Facebook Bangka Belitung ;; Daftar Artikel BUKJAM 2011 ;; Data Statistik Orang Bangka Belitung ; Daftar Nama Makanan Khas Bangka Belitung ;

Sponsor Group Makanan KHAS Bangka Belitung
Sponsor GroupInformasi Bangka Belitung
Sponsor Group BUKJAM Bangka Belitung  Community

Lempah Bangka

LEMPAH  adalah Makanan Khas Bangka Belitung yang menjadi makanan sehari-hari masyarakat Bangka Belitung. “Tiada Hari Tanpa Lempah” , sajian di meja makan selalu tersedia. Anda tidak menemukan kata “Lempah” dalam kamus Bahasa Indonesia, juga anda tidak menemukan istilah “Lempah” pada daerah-daerah lainnya. Lempah adalah makanan khas orang Bangka Belitung. Hampir semua orang Bangka Belitung bisa membuat Lempah. Bahkan kaum pria pun bisa melakukannyadengan mudah. Seperti apakah lempah itu? Bagaimana cara membuatnya? Apa rasanya? Apa manfaatnya? Mari kita lihat!

Lempah Makanan KHAS Bangka Belitung Indonesia

Lempah Makanan KHAS Bangka Belitung Indonesia

Lempah pada dasarnya adalah makanan yang terdiri dari tanaman atau tumbuhan, tanpa daging. Namun seiring dengan konsumsi manusia terhadap daging, maka lempah-lempah jenis tertentu pun berisi daging. Lempah itu beranekan ragam, namun BUKJAM memberikan 3 kategori terhadap lempah. Berikut ini adalah tipe, jenis, kategori BUKJAM terhadap Lempah berdasarkan bahan pokok , pertama Lempah Sayur Mayur, kedua Lempah Buah-Buahan dan Ketiga Lempar Daging. Berdasarkan rasa, BUKJAM mengklasifikasikan menjadi 3 jenis , yakni Lempah Asam, Lempah Asin dan Lempah Manis. Perbedaan Bumbu, Bahan dan Pengolahannya menyebabkan rasa yang timbul berbeda pula. Lempah Sayur Mayur dan Buah-Buahan berguna bagi kesehatan manusia. Misalnya lempah katis, lempah Alar keladi, lempah nanas, lempah kulat, lempah nangka, dan sejenisnya memberikan manfaat bagi penurunan tekanan dan lemak darah, menguatkan organ-organ penting dan meningkatkan stamina. Tentunya harus dimasak dan diracik dengan tepat barulah khasiatnya muncul. Tidak disangka lempah yang identik dengan “makanan kampung” ternyata bermanfaat banyak.

Lempah awalnya adalah masakan asli peribumi Bangka Belitung. Juga asli masakan Indonesia. Bukan hanya itu saja, BUKJAM melihat kini Lempah telah menjadi masakan pokok peranakan Tionghoa Bangka Belitung. Orang Tionghoa Bangka melakukan modifikasi dan memberikan variasi baru pada Lempah. Sehingga ada jenis Lempah yang hanya dikenal di kalangan Peranakan Tionghoa Bangka saja. Melihat hal ini, jelas bahwa Lempah adalah Makanan Khas Bangka Belitung. Masakan setiap masyarakat Bangka Belitung didalam kesehariannya. Oleh karena itu, sudah sepantasnya setiap orang Bangka Belitung menyukai Lempah, memasarkannya ke seluruh Indonesia dan seluruh dunia. Dan jangan lupa untuk mewariskannya kepada generasi mendatang.

Email : info@bukjam.com, bukjam@gmail.com ;
Twitter Bangka Belitung Indonesia : http://www.twitter.com/BUKJAM ;
Facebook Bangka Belitung : http://www.facebook.com/bukjam2 ;
Blog Bangka Belitung : http://bukjam.wordpress.com ;
Netlog  Bangka Belitung : http://id.netlog.com/bukjam ;
Informasi Bangka Belitung : http://www.bukjam.com ;

Posted by: bukjam | October 9, 2011

Sun Bun (Dr. Sun Yat Sen)

Hakka Bangka Shao Zhu 燒豬客家邦加印尼 ; Hakka Bangka Cake Bong Li Piang 黄梨餅客家邦加印尼 ; Archipelago Bangka Belitung Tourism 印尼邦加勿里洞旅行 ; History of Hakka Bangka Belitung in Tin Mining 客家錫采矿邦加勿里洞历史 ; Hakka Mian in Bangka Indonesia 麵客家邦加 ; Lo Fu Pan 老虎粄 ; Hok Lo Pan ( History of  Martabak Bangka) 福佬粄; Theuw Fu Fa豆腐花 ; Ngiong Theuwfu酿豆腐 ; Hakka Bangka LUNG  The Longest New Year Dragon in Indonesia邦加過年龍 ; Hakka Indonesia Convention Bangka 2010 印尼客家大会邦加; Hakka Bangka Belitung Clan FamilyName 客家勿里洞勿里洞家姓;  Bangka Belitung Map 地图邦加勿里洞; Hotel di Bangka Belitung邦加勿里洞旅馆; The History of Bangka Island 邦加岛历史; Ng Ngiat Ciat 五月节 ; Etymology Hakka Bangka Belitung 语源客家邦加; Data Statistik Orang Bangka Belitung 邦加勿里洞人的数据; Bong Yung Sen黄榮勝?;

Join Group  BUKJAM Bangka Belitung  Community
Join Group  Sejarah TIONGHOA BANGKA BELITUNG
Join Group MAKANAN KHAS BANGKA BELITUNG
Join Group Thongngin Bangka Belitung
Join Group Informasi Bangka Belitung

Sun Bun (Dr. Sun Yat Sen)

Dr. Sun Yat Sen

Dr. Sun Yat Sen

Tulisan ini sangat singkat, ditulis untuk mengenang perjuangan, cita-cita dan karya Dr. Sun Yat Sen孫逸仙, sekaligus peringatan bagi 100 tahun lahirnya Republik Tiongkok, yang dikenal dengan Doble Ten day , 10-10-1911. Peristiwa ini dikenal pula dengan nama Kebangkitan Wu Chang (Wuchang Uprising) 武昌起義 . Wu Chang adalah salah satu kota di propinsi Hubei.  Sekarang namanya diganti menjadi Wuhan武汉. Dr. Sun Yat Sen孫逸仙 adalah seorang Tionghoa suku Hakka (khek)客家, sama dengan kebanyak orang Tionghoa di Bangka Belitung邦加勿里洞 dan Kalimantan Barat. Ia lahir di kota Hsiang Shan香山縣  Guangdong, dari keluarga petani . Orang Tionghoa Bangka Belitung邦加勿里洞 memanggilnya SUN BUN孫文 (Mandarin : Sun Wen) nama asli dari, Dr. Sun Yat Sen孫逸仙alias Sun Zhong San 孫中山.

Sun Bun孫文 muda adalah seorang yang penuh ambisi untuk mengubah Tiongkok, menggulingkan tirani, menghilangkan feodalisme dan melenyapkan monarki. Ia adalah seorang kristen yang taat, seorang pemikir ulung, seorang pemimpin yang kharismatik. Ia berkali-kali lolos dari upaya pembunuhan, salah satunya tergambar dalam film yang beredar luas di Indonesia dan seluruh dunia “Bodyguards and Assassins” mengisahkan upaya pembunuhan terhadap Dr. Sun Yat Sen孫逸仙 yang digagalkan secara tragis oleh para pelindungnya. Namun, hingga akhir perjuangannya ia meninggal pada 12 Maret 1925. Hari ini Dr. Sun Yat Sen孫逸仙 menjadi Bapak Negera, Guo Fu国父 (Hakka : Kwet Fu) bagi Tiongkok dan Taiwan. Ia menjadi figur pemersatu bagi mereka.

Awal perjuangan Sun Bun孫文 tidaklah mudah selain ancaman pembunuhan juga adanya pengkhianatan. Beberapa kali dia harus diasingkan keluar dari Tiongkok. Bahkan, suatu waktu ia harus memindahkan pusat organisasnya Tong Meng Hui同盟會 di Singapura. Namun, semangatnya untuk mengubah Tiongkok tidak pernah sirna. Bahkan ia mendapat dukungan luas dari Tionghoa Perantauan (Hakka : Fa Khiuw). Kumpulan orang Hakka客家, Teochew, Hokkian福建, Kongtung廣東 yang ada di Indonesia, Penang, Taiping, Singapura, Amerika Serikat, Amerika Latin dan lain-lain tempat menyokong gerakan nasionalisme ini. Bukan saja dari segi dana, namun juga dari segi tenaga dan organisasi.  Gerakan Dr. Sun Yat Sen孫逸仙 membawa banyak perubahan baik di Tiongkok maupun di Nan Yang ( Hakka : Nam Jong ) kini kawasan Asia tenggara, yakni salah satunya melalui organisasi Soe Po Sia. Gerakan inilah yang juga membawa para Tionghoa perantauan di Indonesia kala itu untuk mendukung dan terlibat gerakan nasionalisme Bung Karno (Soekarno) menuju Indonesia Merdeka. Di kemudian hari, keberhasilan revolusi yang dilakukannya menjadi contoh dan patron bagi negera-negara lainnya di Asia dan Afrika, termasuk Indonesia.

Bagaimana dengan pengaruh gerakan Dr. Sun Yat Sen孫逸仙 di Bangka Belitung邦加勿里洞? Mayoritas Tionghoa di Bangka Belitung adalah suku Hakka (Khek) 客家, tentunya mereka sangat menyambut baik hal ini. Tetapi alasan utamanya bukan karena itu saja melainkan Sun Bun孫文 membawa perubahan besar dan harapan untuk hidup lebih baik. Oleh karena itu, pada zaman itu bermunculanlah Cung Fa Fui Kon (Tionghoa Hwe Koan), sekolah-sekolah Tionghoa, dan beberapa organisasi Tionghoa lainnya di Bangka Belitung邦加勿里洞. Dari sinilah lahir banyak orang yang menjadi pendukung setia bahkan kawan dekat Bung karno, seperti Bun Kin To (Tony Wen), Dr. Lim, dll.  Mereka menghayati apa itu artinya nasionalisme, bahwa Bhinneka Tunggal Ika, persatuan dan Kesatuan akan membawa Indonesia merdeka. Tanggal 9 Oktober 2011, Hu Jin Tao Presiden Republik Rakyat Tiongkok, mengutip perkataan Dr. Sun Yat Sen孫逸仙, terjemahan bebas berbunyi “Persatuan adalah harapan bagi rakyat. Jika persatuan tercipta, rakyat akan memiliki kehudupan yang baik; Jika tidak ,maka rakyat akan menderita”.

Email : info@bukjam.com, bukjam@gmail.com ;
Twitter Bangka Belitung Indonesia : http://www.twitter.com/BUKJAM ;
Facebook Bangka Belitung : http://www.facebook.com/BUKJAM ;
Blog Bangka Belitung : http://bukjam.wordpress.com ;
Netlog  Bangka Belitung : http://id.netlog.com/bukjam ;
Informasi Bangka Belitung : http://www.bukjam.com ;

SUN YAT SEN Memorial Hall

Related Article ::: KETUPAT Lebaran;; Informasi Singkat Pulau Bangka Belitung ;; Peta Bangka Belitung Indonesia ;; Asal-Usul Nama Pulau Bangka ;; Hok Lo Pan ; Kue Khas Hakka Bangka Belitung – Bong Li Piang LempokLAKSO  ;  KEMPLANGsemblingkung ;;  Daftar Makanan KHAS Bangka Belitung ;; Daftar Artikel BUKJAM 2011 ;;  Data Statistik Orang Bangka Belitung ; Tips BUKJAM ke Bangka Belitung ;; Forum Makanan Khas Bangka Belitung;; ORANG BANGKA BELITUNG dan KETUPAT LEBARAN ;;;

Sponsor Group Makanan KHAS Bangka Belitung
Sponsor Group Sejarah Thong Ngin Bangka Belitung
Sponsor Group Informasi Bangka Belitung
Sponsor Group Komunitas BUKJAM

Memorabilia Lebaran Hari Raya Idul Fitri di Bangka Belitung

Lebaran 2011

Memorabilia BUKJAM pada Lebaran Hari Raya Idul Fitri di Bangka Belitung Indonesia

Setiap 1 Syahwal dalam Kalender Hijriyah selalu dirayakan sebagai Hari Raya Idul Fitri atau disebut juga Lebaran. Di Bangka Belitung, dalam dialek Hakka (Khek), disebut “Fan Ngin Ngian”. Hampir semua rumah ada ketupat, karena ketupat merupakan makanan khas waktu lebaran. Di Bangka Belitung tidak hanya orang melayu, tidak hanya muslim saja yang membuat dan makan ketupat, tetapi juga sebagian besar orang tionghoa di sana melakukan hal yang sama. Mengapa bisa demikian?

Orang Tionghoa (Thong Ngin) di Bangka Belitung menganggap “Fan Ngin Ngian” juga bagian dari perayaan mereka, maka dari itu banyak sekali rumah-rumah Thong Ngin di Bangka Belitung menyediakan hidangan ketupat. Termasuk di rumah BUKJAM sendiri. Biasanya ketupat saja tidak cukup, perlu pelengkap yang lebih mahal, seperti opor, rendang, sambal asam, sambal udang petai, dan lain-lain. Sehingga katanya dengan itu semua barulah terasa komplit.

BUKJAM memiliki memorabilia yang menyenangkan tentang lebaran di Bangka Belitung. Waktu itu sore hari menjelang magrib, langit tidak lagi terang. Seorang wanita setengah baya membawa tampah berisi beberapa mangkok dan rantang. Sambil tersenyum ia berjalan menuju pintu, seraya berkata ” Ku Ngantet Kek Aji ” (Artinya : saya hantarkan untuk tante).  Semua berisi hidangan lebaran. Sebagian makanan dalam rantang masih mengepul, menggugah rasa. Waktu itu BUKJAM masih kecil dan mulai menyadari sesuatu yang lezat sedang datang. Nama wanita itu APAT, suaminya bernama AMAT. Mereka adalah muslim dan tetangga seberang jalan Apho (nenek) BUKJAM. Sore itu hari yang cerah, tanggal 29 bulan ramadhan. Malam itu BUKJAM kenyang dan tidur pulas.

Setelah dewasa barulah BUKJAM menyadari bahwa itu termasuk kejadian yang langka, ketika lebaran bukanlah sekedar hari raya, melainkan hari berbagi. Ketika lebaran tidak hanya kegembiraan, tapi ada Tepa Salira. Ketika lebaran bukan hanya “aku” tapi “kita”. Bagi BUKJAM lebaran bukan hanya ketuPAT, tapi juga ada APAT dan AMAT, yang membuat BUKJAM mengerti mengapa orang Tionghoa (Thong Ngin) di Bangka Belitung juga membuat ketupat di Hari Raya Idul Fitri ini. Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi yang merayakan dan selamat makan ketupat bagi yang doyan…

Email : info@bukjam.com, bukjam@gmail.com ;
Twitter Bangka Belitung Indonesia : http://www.twitter.com/BUKJAM ;
Facebook Bangka Belitung : http://www.facebook.com/BUKJAM ;
Blog Bangka Belitung : http://bukjam.wordpress.com ;
Netlog  Bangka Belitung : http://id.netlog.com/bukjam ;
Informasi Bangka Belitung : http://www.bukjam.com ;

Posted by: bukjam | May 26, 2011

Makanan khas bangka belitung

Related Article ::: Kemplang dan Kerupuk Bangka  ; Hakka Bangka Shao Zhu  ; Hakka Bangka Cake Bong Li Piang ;   Hakka Mian in Bangka Indonesia ; Lo Fu Pan  ; Thew Fu Fa ; LAKSO  ; ; Makanan Khas Bangka Belitung Indonesia ; Bangka Belitung Indonesia- food ; Bangka Belitung Indonesia – Cake ; Bangka Belitung Indonesia- Cuisine ; Archipelago Bangka Belitung Tourism  ; Hotel List in Bangka BelitungBangka Belitung Island Information Summary ; Peta Bangka Belitung (Map) ; SEJARAH TIONGHOA BANGKA BELITUNGHakka Bangka LUNG  The Longest New Year Dragon in Indonesia ; Hakka Indonesia Convention Bangka 2010 ;;  History of Bangka ; Asal Mula Nama Pulau Bangka ; ; Tips to travel Bangka Belitung ; Pariwisata Bangka Belitung : Objek Wisata Pantai ; Bangka Island and Belitung Island Tourism ; Twitter bangka Belitung ;; Netlog Bangka Belitung ;; Daftar Artikel BUKJAM 2011 ;; Data Statistik Orang Bangka Belitung ;

Sponsor Group Thong Ngin Bangka Belitung (open facebook before click it)
Sponsor Group Makanan KHAS Bangka Belitung
Sponsor Group Sejarah Thong Ngin Bangka Belitung
Sponsor Group Info Bangka Belitung
Sponsor Group Komunitas BUKJAM

Makanan Apakah Ini Namanya???

Makanan KHAS Bangka Belitung

Makanan Apakah Ini Namanya???

Email : info@bukjam.com, bukjam@gmail.com ;
Twitter Bangka Belitung Indonesia : http://www.twitter.com/BUKJAM ;
Facebook Bangka Belitung : http://www.facebook.com/BUKJAM ;
Blog Bangka Belitung : http://bukjam.wordpress.com ;
Netlog  Bangka Belitung : http://id.netlog.com/bukjam ;
Informasi Bangka Belitung : http://www.bukjam.com ;

More Articles :::Where is Bangka Island? ;; Information Bangka IslandHistory of Hakka Bangka Belitung 客家邦加勿里洞历史; Hakka Bangka Belitung Clan Family Name 客家邦加勿里洞家姓;;  History of Hakka Tin Miners in Bangka Belitung Indonesia (1) 客家邦加錫採礦历史 ; History of Hakka Tin Miners in Bangka Belitung Indonesia (2)客家邦加錫採礦历史 ;; Daftar Artikel BUKJAM 2011屋檐文章 ;; Data Statistik Orang Bangka Belitung邦加勿里洞人的数据 ; History of  PT Timah Tbk ; Indonesia Chinese History in Mining印尼华人历史于 采矿 ;; Kemplang dan Kerupuk Bangka邦加食品 ; Hakka Bangka Shao Zhu 燒豬客家邦加印尼 ; Hakka Bangka Cake Bong Li Piang 黄梨餅客家邦加印尼 ;;  Hakka Mian in Bangka Indonesia 麵客家邦加 ; Lo Fu Pan老虎粄 ; Thew Fu Fa豆腐花 ; Peranakan Food, LAKSO邦加麵 ; Archipelago Bangka Belitung Tourism 印尼邦加勿里洞旅行 ; SEJARAH TIONGHOA BANGKA BELITUNG 客家邦加勿里洞历史;  Hakka Bangka LUNG  The Longest New Year Dragon in Indonesia邦加過年龍 ;; Hakka Indonesia Convention Bangka 2010 印尼客家大会邦加;; Ng Ngiat Ciat五月节; History of Bangka客家邦加历史; What is in the name of Bangka Island? 邦加岛历史;;

Sponsor Group Thong Ngin Bangka Belitung (open facebook before click it)
Sponsor Group Makanan KHAS Bangka Belitung
Sponsor Group Sejarah Thong Ngin Bangka Belitung
Sponsor Group Info Bangka Belitung
Sponsor Group Komunitas BUKJAM

Bong Yung Sen, King of Pepper (1) 邦加胡椒王
Hakka Chinese History in Bangka Belitung Indonesia

Rumah Bong Yung Sen

Rumah Bong Yung Sen - Raja Lada Bangka Tempo Dulu

Bong Yung Sen 黄榮勝? (Pinyin : Huang Rong Sheng?) is one of the legendary man in Holland Oost Indies Colony. He lived one generation after the era of Oei Tiong Ham, The richest King of Sugar in Java and Tjong A Fee, The First Indonesian Conglomerate. Bong Yung Sen is a Hakka (khek)客家, Hak Ngin (Hakka People), born in Bangka Island, Indonesia to the Bong Family. His father is Bong Kong Hian. One of the influencing Hakka leaders of Bangka in the late of 19th century. His mother is from Chao Family. At that time, Bong Yung Sen  was one of the richest family in Bangka Belitung, Indonesia. Every local chinese knew him and respected him.

The quality of Bangka邦加 White Pepper胡椒 is ranked to number 1 in the world. Bangka White Pepper was traded in Amsterdam’s Beurs van Berlage, as one of the precious commodity. Bong Yung Sen’s businesses was dominant in pepper commodity. He had some big  pepper plantations in Bangka Island, Indonesia印度尼西亚. One of the biggest plantation was located in Jurong, a remote area in Bangka Island, Indonesia. Bong Yung Sen traded the pepper commodity directly to the Royal Dutch Company. The commodity rose him up. It made him rich and popular. Many Dutch officers knew him and became his friends. Therefore, many of his Dutch colleagues came by to his big house and had party. Many deers was playing around in the house garden. In the front yard, there was some rambutan trees. The rambutan is sweet and delicious. Inside, the house furnished with italy ceramic and high quality furniture and accessories. Through the windows people could see the front yard look at a peacock spreads its feathers, so beautiful and colorful, while some noisy turkeys moving around.

Bong Yung Sen 黄榮勝 can speak Hakka, Holland and Melayu. Also of those 3 cultures constitute his way of thinking and way of life. As a Hakka 客家 (khek) People, Hakka Ngin 客家人 (Hak Ngin), he ran his business follow the chinese confucius philosophy. He has a strong leadership, decisive and unbeatable. He always respects to family values, friendship and business relationship. Bong Yung Sen has 5 children, 2 sons and 3 daughters. All of them are well educated, can speak holland, pretty and handsome. None of his children stayed in Bangka since they grew up. Some of his children made their own business. Some of them migrated to other countries. His wife is related to Hie family of Belinyu (Belijong)勿里洋.  Todays, All of his decendents are scattered around. The big historical house was sold. At the moment, the house is belonged to Mr. Eko Maulana Ali, the current governor of the province of Bangka Belitung邦加勿里洞. Bong Yung Sen 黄榮勝 died at 83 in Jakarta. Since then, All of the memories of Bong Yung Sen 黄榮勝? start fading away.

You can visit Bong Yung Sen’s house when you visit Bangka Indonesia印度尼西亚, around 30minutes from Pangkal Pinang ( Pinkong 檳港 ) by car. In Baturusa ( Liu Sak鹿石 ) ask people for some information.

Email : info@bukjam.com, bukjam@gmail.com ;
Twitter Bangka Belitung Indonesia : http://www.twitter.com/BUKJAM ;
Facebook Bangka Belitung : http://www.facebook.com/BUKJAM ;
Blog Bangka Belitung : http://bukjam.wordpress.com ;
Netlog  Bangka Belitung : http://id.netlog.com/bukjam ;
Informasi Bangka Belitung : http://www.bukjam.com ;


Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.