Posted by: bukjam | March 11, 2011

Orang Tionghoa dalam Sejarah Pertambangan Indonesia

More Articles ::: Where is Bangka Island? ;; Information Bangka IslandHistory of Hakka Bangka Belitung 客家邦加勿里洞历史; Hakka Bangka Belitung Clan Family Name 客家邦加勿里洞家姓;;  Sejarah Tionghoa Bangka dan Tambang Timah (1) 客家邦加錫採礦历史 ; Sejarah Tionghoa Bangka dan Tambang Timah (2)客家邦加錫採礦历史 ;; What in The Name of Bangka? ; Etimology Hakka Bangka BelitungFacebook Group Sejarah Tionghoa Bangka Belitung ; Facebook Sejarah Bangka Belitung Indonesia ;; Facebook Informasi Bangka Belitung ;; Facebook Makanan KHAS Orang Bangka Belitung ; Twitter Bangka Belitung ;;  Makanan Tionghoa Peranakan Bangka Belitung ;; Daftar Artikel BUKJAM 2011 ;; Data Statistik Orang Bangka Belitung ; Sejarah PT Timah Tbk ;

Sponsor Group Panorama dan Pariwisata Pulau Bangka Belitung
Sponsor Group Makanan KHAS Bangka Belitung
Sponsor Group Sejarah Thong Ngin Bangka Belitung
Sponsor Group Info Bangka Belitung
Sponsor Group Komunitas BUKJAM

Orang Tionghoa dalam Sejarah Pertambangan Indonesia

Sejarah Pertambangan di Indonesia dimulai oleh orang-orang Tionghoa, yakni oleh orang-orang Tionghoa suku Hakka (suku Khek). Menurut jenis hasil tambang, sejarah itu terbagi ke dalam dua kategori pertambangan, yakni tambang emas dan tambang timah. Menurut area tambang, sejarah itu terbagi ke dalam dua pulau, Pulau Bangka dan Pulau Kalimantan. Namun, baik di kedua sejarah pertambangan itu, semua diawali oleh orang Tionghoa, khususnya Thong Ngin, Orang Tionghoa suku Hakka atau suku Khek. Sejarah pertambangan oleh orang Hakka di Indonesia jauh sebelum orang-orang kulit putih datang.Bahkan jauh sebelum masa Indonesia dijajah oleh Belanda.

Hakka Indonesia Tambang Timah Bangka

Tionghoa suku HAKKA (khek) dalam Sejarah Pertambangan di Nusantara

Tulisan BUKJAM ini difokuskan pada sejarah orang Tionghoa dalam sejarah pertambangan Indonesia di Bangka Belitung. Mengenai sejarah Singkat bisa membaca “ Sejarah Tionghoa dan Tambang Timah (1), (2) dan (3) “ . Silahkan klik URL pada tautan artikel diatas. Teknik pertambangan timah tidak dikenal oleh peribumi pada waktu itu, malahan pemanfaatan hasil tambang sangatlah minim, hampir tidak ada. Hal itu terjadi karena masyarakat lokal Bangka Belitung pada waktu itu masih dominan memanfaatkan kayu sebagai penunjang hidup sehari-hari. Hingga akhirnya, pada abad ke-18 orang-orang Tionghoa suku Hakka (suku Khek). memperoleh hak kelola dari Sultan Palembang. Saat itulah dimulai pertambangan timah sacara masal dan profesional.

Didalam proses pertambangan itu orang Tionghoa membawa masuk Teknik dan Teknologi Pertambangan Timah pertama kali di Indonesia. Teknik Pertambangan yang dibawa oleh mereka membuat cara kerja, alokasi waktu, alokasi tenaga kerja dan menjadi lebih efisien.  Teknologi Pertambangan yang dibawa oleh suku Khek itu, membuat pemanfaatan luas area, Ketepatan dan kecepatan galian menjadi lebih efektif. Ditambah dengan kerja keras para penambang timah, hasil galian bisa mencapai ribuan kilogram per hari. Teknologi pertambangan apakah yang dibawah oleh suku Hakka (suku Khek) ke Indonesia waktu itu?

Chiam , orang Belanda menyebutnya “Chinezen Stokje” artinya tongkat orang Tionghoa, sedangkan orang Melayu menyebutnya Ciam. Chiam berasal dari bahasa Thongboi , bahasa orang Hakka (Khek). Kebanyakan orang salah menerjemahkan Chiam ini. BUKJAM menerjemahkan dengan lebih persis pada fungsinya, yakni Chiam artinya penghujam. Chiam atau penghujam inilah dipergunakan untuk mengambil lapisan tanah dan melihat kandungan timah didalamnya. Chiam berujung runcing dan terbuat dari tembaga. Diakui oleh Belanda sebagai teknologi canggih awal abad ke-18 untuk pemboran dan kemudian disempurnakan oleh mereka.

Cangkul, Thong Ngin yang membawa cangkul ke pulau Bangka Belitung. Dalam bahasa Thongboi Orang Hakka (Khek) menyebutnya “Kiok Chow”. Kiok Chow para penambang timah itu memiliki gagang yang panjang, berbeda dengan cangkul yang ada sekarang. Hal ini dilakukan untuk menggali lahan tambang secara luas dan masif, yang kemudian dikenal sebagai kolong. Cangkul atau Kiok Chow itu dibawa pada awal abad ke-18. Menyebabkan terciptanya pertambangan timah meluas dengan cepat. Hal ini tercatat dalam Sejarah Pertambangan Indonesia.

Selain Chiam dan Cangkul, masih banyak terdapat teknik dan teknologi yang dibawa oleh orang Hakka (Khek) ke Indonesia. BUKJAM akan ulas pada tulisan berikutnya. Dengan melihat fakta sejarah maka jelaslah bahwa orang Tionghoa-lah yang mengawali pertambangan di Indonesia. Khususnya orang Tionghoa suku Hakka (Khek) dengan membawa teknik dan teknologi yang canggih pada zamannya di Bangka Belitung.

Email : info@bukjam.com, bukjam@gmail.com ;
Twitter Bangka Belitung Indonesia : http://www.twitter.com/BUKJAM ;
Facebook Bangka Belitung : http://www.facebook.com/BUKJAM ;
Blog Bangka Belitung : https://bukjam.wordpress.com ;
Informasi Bangka Belitung : http://www.bukjam.com ;



Responses

  1. tapi sekarang di berita dan di koran2,pulau bangka menjadi begitu rusak kondisi alamnya,karena penambang timah,.atau kita akan membiarkan pulau yang begitu indah dan penuh kenangan hilang tenggelam,.tragis sekali kalau hal itu sampai terjadi,..selamat tinggal sweet memories..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: