Posted by: bukjam | January 23, 2012

Imlek di Bangka Belitung

Hakka Bangka Shao Zhu 燒豬客家邦加印尼 ; Hakka Bangka Cake Bong Li Piang 黄梨餅客家邦加印尼 ; Archipelago Bangka Belitung Tourism 印尼邦加勿里洞旅行 ; History of Hakka Bangka Belitung in Tin Mining 客家錫采矿邦加勿里洞历史 ; Hakka Mian in Bangka Indonesia 麵客家邦加 ; Lo Fu Pan 老虎粄 ; Hok Lo Pan ( History of  Martabak Bangka) 福佬粄; Theuw Fu Fa豆腐花 ; Ngiong Theuwfu酿豆腐 ; Hakka Bangka LUNG  The Longest New Year Dragon in Indonesia邦加過年龍 ; Hakka Indonesia Convention Bangka 2010 印尼客家大会邦加; Hakka Bangka Belitung Clan FamilyName 客家勿里洞勿里洞家姓;  Bangka Belitung Map 地图邦加勿里洞; Hotel di Bangka Belitung邦加勿里洞旅馆; The History of Bangka Island 邦加岛历史; Ng Ngiat Ciat 五月节 ; KoTung 过冬;  Etymology Hakka Bangka Belitung 语源客家邦加; Data Statistik Orang Bangka Belitung 邦加勿里洞人的数据; Bong Yung Sen黄榮勝; ThiamPan 甜粄 ; Fo Thung Pan 火筒粄

Ko Ngian Bangka Belitung

Ko Ngian, Sincia, Chinese New Year

Ko Ngian, Sincia, Chinese New Year

Karena pengaruh dialek ada yang menyebutnya “Ko Ngian”, atau “Ko Nyan”, atau “Ko Nyian”. Dalam bentuk lain ada yang mengatakan “Sincia”,” tahun baru imlek”, “tahun baru lunar”, “tahun baru china”, dan lain sebagainya. Sebutan “Ko Ngian” adalah dalam dialek suku Hakka (Khek). Apapun sebutannya, “Ko Ngian” merupakan hari raya didalam menyambut musim semi. Tiongkok mengalami 4 musim, musim semi adalah musim yang paling indah. Bunga-bunga yang gugur meninggalkan batang kayu yang dingin dan beku, sekarang kembali mulai bersemi, memekar dan mewangi. Ini hanya terjadi di musim semi. Demikian indahnya musim semi, sehingga banyak diabadikan dalam bentuk syair, lagu dan lukisan dari zaman ke zaman.

Hari Raya Musim Semi, diperingati setiap tahun, bertahun-tahun semenjak dahulu kala. Tanggal 1 Bulan 1 kalender Imlek menandakan awal musim semi, awal dari tahun yang baru dan perubahan urutan 12 konstelasi dalam simbol 12 hewan (12 Shio). Nenek Moyang Thong Ngin (Tionghoa) Bangka Belitung, mewariskan perayaan ini untuk diteruskan dan dijalankan , secara umum dan lintas agama. Ko Ngian tidak terlepas dari tradisi ribuan tahun yang melekat pada orang-orang Tionghoa Bangka Belitung, dimana 90% dari Tionghoa Babel adalah suku Hakka (khek) bagian dari etnis Han, etnis mayoritas di Republik Rakyat China (RRC). Oleh karena itu, setiap kali Ko Ngian, Thong Ngin Bangka Belitung selalu mengambil kesempatan untuk pulang kampung. Tujuan pulang kampung adalah untuk berkumpul dengan keluarga besar, dan selain itu untuk mendapatkan sahnya suasana Ko Ngian itu sendiri.

Ko Ngian tidak hanya sekadar hiasan-hiasan yang digantung pada setiap rumah, tidak melulu soal amplop merah , Fungpao atau Angpao, juga tidak soal makanan enak dan mewah, baju baru dan kue-kue aneka ragam. Tetapi Ko Ngian memiliki 2 akar tradisi yang positif. Pertama akar spiritual, yakni ungkapan syukur kepada TUHAN sang pencipta setelah melewati masa-masa sulit. Kedua akar persaudaraan, yakni keakraban keluarga, saudara, sanak famili dan para sahabat.  Oleh karena itu, Ko Ngian menjadi hari raya bagi Thong Ngin Bangka Belitung, dan pula bagi Orang Bangka Belitung pada umumnya.  Kiung Hie Sin Ngian! Ngian-Ngian Jiu Fuk Hie, Jiu Fo Hie, Jiu Sun Lie. TungCheng…tungtungchengggg…tungcheng.tungcheng…, BUKJAM – 23 Januari 2012, Tahun Baru Imlek (sincia).


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: